Tentang Kami


Suwito NS lahir di lereng Gunung Muria di Kudus 24 April 1971. Tepatnya dusun Buloh, Desa Puyoh, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Propinsi Jawa Tengah. Lahir dari keluarga Bapak Haji Nursaid dan Ibu Hajjah Muslihah yang taat menjalankan ajaran Islam. Dia dibesarkan dalam keluarga dan masyarakat yang mengamalkan madzhab Ahlussunnah wa al-Jamaa’ah al-Nahdhiyyah (Aswaja) NU. Bapaknya adalah aktivis GP Anshor di daerahnya. Kakeknya dari jalur ibu adalah pejuang yang menentang keberadaan PKI di daerahnya.

Sebagaimana anak-anak lainnya, dia meniti pendidikan di SDN Puyoh I Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. Selain itu, di siang harinya dia masih harus menimba ilmu di MI Nahdlatul Athfal di desa yang sama. Pada usia ini, setiap pagi setelah subuh dia mengaji al-Quran pada KH. Maulani, salah satu murid kesayangan Mbah Kyai Arwani di dusun Kiringan, Desa Samirejo, tetangga desanya. Sementara itu, setelah maghrib dia juga mengaji di langgar yang diasuh oleh almarhum Mbah Kyai Dahlan di langgarnya.

Selepas SD, dia melanjutkan pendidikan di MTs Sunan Muria di Desa Piji, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. Pada usia ini dia mengaji beberapa kita kuning pada Kyai Manshur di kampungnya. Lulus MTs, dia melanjutkan pendidikannya di PGA Negeri (PGAN) Kudus, lulus tahun 1990. Di sinilah dia belajar kitab kuning dan tabarukan kitab Hikam pada Mbah Kyai Turaikhan Ajhuri Es-Syarofi. Kitab Fath Mu’in dengan KH Fauzi di Masjid Busyro Lathif di Komplek Pondok Pesantren Yanbu’ul Quran Kudus. Pada saat yang sama dia belajar kitab-kitab kuning lainnya pada almarhum Mbah Kyai Ma’mun di Pesantren Tasywiquth Tholab Salafiyah Kudus. Sembari belajar di sekolah dan pesantren, dia belajar organisasi (OSIS) sebagai seksi agama dan di IPNU Cabang Kudus I di bawah bimbingan KH. Drs. Munawar Kholil, Drs. KH. Sunhaji, Kyai Dainuri, BA., Kyai Mursyidi, BA. Di samping itu, secara berkala Suwito muda juga belajar ilmu spiritual pada al-maghfurillah Mbah Hasan Mangli di lereng Gunung Merbabu, Magelang.

Berbekal ijazah PGAN, dengan nilai tertinggi seangkatannya, dia bersama 2 orang teman lainnya diterima jalur PMDK tanpa tes di Fakultas Tarbiyah IAIN Purwokerto. Pada saat ini, dengan restu orang tuanya, dia mencoba membiayai kuliahnya sendiri. Kuliah sambil bekerja di lakukan sejak semester satu. Pada saat itu, saat liburan kuliah tahun 1991, dia pernah bekerja sebagai anggota tim survey Proyek Pengembangan Air Tanah (P2AT) Semarang di bawah koordinasi Ir. Hennarno Pudji Hardjo (Undip). Liburan kuliah diisi dengan bekerja musiman untuk membayar kuliah. Dia juga pernah bekerja di beberapa proyek pembangunan perumahan di Bekasi Timur, Barat, Pamulang (Tangerang), Ungaran, dan tempat lain (1991-1993). Dia juga pernah bekerja sebagai part timer sebagai kaligrafer di Penerbit Asy-Syifa’ Semarang hingga lulus S.1 (1994-1995).

Pada saat kuliah S.1, dia belajar organisasi kemasiswaan baik intra-kurikuler di antaranya SKM Amanat, Senat Mahasiswa Fakultas (SMF) yang akhirnya dia menjadi ketua umumnya, maupun ekstra-kurikuler yakni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

Lulus S.1 Jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA) IAIN Walisongo Semarang (1995) dengan skripsi “Dirasah al-Nasyi’in fi Ta’lim al-Lughah al-Arabiyyah li Marhalah al-Nihaiyyah min Nahiyat al-Maddah wa al-Thariqah”. Dia memperoleh cumlaude dengan nilai tertinggi seangkatan wisudanya, sehingga dia mewakili seluruh wisudawan berpidato di podium. Setelah lulus S.1, dia direkrut kampusnya (Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo) sebagai dosen tidak tetap (Luar Biasa/LB) untuk mengajar mata kuliah Muthala’ah, dan Tarjamah di Jurusan Pendidikan Bahasa Arab.

Lulus Magister S.2 IAIN Ar-Raniry Banda Aceh 1999 dengan tesis “Pemikiran Islam Modern Ali Syari’ati tentang Transformasi Sosial”. Lulus dengan predikat cumlaude. Pada saat kuliah ini, anak pertama lahir di Banda Aceh. Penulisan tesis di promotori oleh almarhum Prof. Dr. Safwan Idris, MA dan Prof. Dr. Bahrein T. Sugihen, MA.

Lulus Doktor S.3 dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tahun 2011 dengan disertasi “Eko-Sufisme: Konsep, Praktik, dan Dampak pada Sufi Peduli Lingkungan Jamaah Pesan Trend Ilmu Giri dan Jamaah Aolia’ Jogjakarta. Penulisan disertasi dibimbing oleh Prof. Dr. Kautsar Azhari Noer, MA, dan Prof. Dr. Ali Kodra. Lulus dengan predikat cumlaude. Pada tahun 2014, dia pernah tinggal di Sydney, tepatnya di University of Western Sydney (UWS) untuk kegiatan short course metodologi riset.

Di samping secara intelektual, Suwito NS juga menjadi jamaah Thariqah Syadziliyyah dengan Guru Mursyid Habib Luthfi bin Hasyim bin Yahya, Pekalongan. Di samping itu, sering juga hadir dalam pengajian-pengajian sewelasan yang diasuh oleh Mbah Benu (KH. Ibnu Hajar) Panggang, Gunung Kidul, serta ngaji haqiqat di Pesantren Haqquna, Qalbun Salim Panceng, Gresik yang diasuh oleh Gus Fauzan.

Buku yang disusunnya antara lain:

  1. Transformasi Sosial (STAIN Purwokerto Press & Unggun Religi, 2014).
  2. Shalat Khusyu’ di Tempat Kerja (Pustaka Pelajar & STAIN Purwokerto Press, 2006).
  3. Mencoreng Wajah Tuhan (Grafindo Press dan STAIN Purwokerto Press, 2006).
  4. Islam Kejawen (Bersama Ridwan, dkk (Unggun Religi Jogja dan STAIN Purwokerto Press, 2007).
  5. Pengembangan Ekonomi Pesantren (Bersama Choirul Fuad Yusuf (Unggun Religi dan STAIN Purwokerto Press, 2009)
  6. Islam dalam Tradisi Begalan (Unggun Religi dan STAIN Purwokerto Press, 2010).
  7. Eko-Sufisme; Konsep, Praktik, dan Dampak (Buku Litera dan STAIN Purwokerto Press, 2011).

Menikah dengan Ida Novianti dan dikarunia 3 (tiga) anak: 1) Mazaya Conita Widaputri, 2) Corry Aina Widaputri, 3) Muhammad Farrel Azka Suwito. Keluarga ini tinggal di Perumahan Griya Satria 2, Jalan Singasari Blok K. 16 Sumampir RT 02/X Purwokerto Utara, Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia. Aktifitas sehari-hari menjadi dosen di IAIN Purwokerto Jl. A. Yani 40 A Purwokerto (0281) 635624 Fax (0281) 636553. Alamat Email: suwitons@iainpurwokerto.ac.id

Berbagi Ilmu:
This article has been viewed 1,507 times